KNOWLEDGE SHARING

MATERI KODE ETIK PSIKOLOGI INDONESIA

DIKTAT PERKULIAHAN Kode Etik Ed. Revisi Ketiga

 

  ASSESSMENT CENTER / UJI KOMPETENSI MANAJERIAL PSIKOTEST / ASESMEN PSIKOLOGI
Teknik Harus dirancang agar memberikan kesempatan observasi tingkah laku, meliputi wawancara, Tes, Kuesioner, dan Latihan Situasional Instrument/alat-alat tes Psikologi
Respon Tingkah Laku Berupa kinerja Berupa potensi
Interpreter Tidak dituntut membuat kesimpulan besar mengenai keterampilan dan motivasi Dituntut membuat kesimpulan mengenai respon tertutup
Interaksi Berlangsung intens, kompleks dan dinamis Minim interaksi
Observer Penilai yang terlatih membuat catatan rinci mengenai perkataan dan perbuatan partisipan Diharapkan berpendidikan psikologi dan dapat berisi kesimpulan
Penilai Orang yang kompeten melakukan observasi, klasifikasi dan menilai tingkah laku Pendidikan Psikolog yang kompeten pada area bidang atau aspek yang dinilai
Jumlah Penilai Lebih dari satu penilai harus terlibat dalam mengevaluasi partisipan Dapat hanya satu penilai
Penilai Terlatih Mengobservasi tingkah laku, mencatat observasi, mengklasifikasi tingkah laku, membuat penilaian tingkat kinerja, mendeskripsikan hasil observasi kepada penilai lain, mengintegrasikan hasil observasi dan dapat membuat evaluasi Psikolog melakukan penilaian berdasarkan hasil tes yang diikuti oleh partisipan
Aspek yang Dinilai Kompetensi Manajerial Potensi Psikologis Individu
Penentuan Rating atau Level Partisipan Para penilai harus mengintegrasikan hasil observasi Keputusan psikolog berdasarkan data yang dimiliki
Rujukan Etis Guidelines and Ethical Considerations for Assessment Center Operations Kode Etik Psikologi

PERBEDAAN ASSESSMENT CENTER / UJI KOMPETENSI MANAJERIAL DAN PSIKOTEST / ASESMEN PSIKOLOGI

M. S. Hidayatullah (2019)

Koordinator Pusat Pelayanan Asesmen Kompetensi ULM

MATERI PSIKOLOGI INDUSTRI DAN ORGANISASI

Materi PIO Part1

Materi PIO Part2

 

Penelitian “Komitmen Tujuan Organisasi Ditinjau dari Power yang Digunakan Atasan

Muhammad Syarif Hidayatullah
Program Studi Psikologi, Fakultas Kedokteran,
Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin
Email korespondensi : mshidayatullah@unlam.ac.id

diambil dari Prosiding Seminar Nasional; Diseminasi Penelitian Dosen Fakultas Kedokteran Universitas Lambung Mangkurat, November 2016

Abstrak:

Perusahaan tambang batubara yang mapan memiliki tujuan dalam
penambangannya untuk tetap ramah lingkungan. Hal tersebut dicantumkan
dalam visi dan misi mereka. Untuk mendukungnya, perusahaan juga menjadikan
keselamatan dan kelestarian lingkungan sebagai target dan ukuran kinerja pekerja.
Akan tetapi, hal tersebut jarang menjadi perhatian bagi para pekerja di lapangan.
Pemimpin memainkan peranan penting dalam organisasi untuk memengaruhi
karyawan agar memiliki komitmen yang tinggi terhadap tujuan organisasi.
Peneliti ingin mengetahui perbedaan tingkat komitmen tujuan bawahan ditinjau
dari power yang digunakan oleh atasan. Metode peneltian ini menggunakan
pendekatan kuantitatif. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan alat
ukur psikologi. Analisis data dilakukan dengan teknik One Way Anova. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan komitmen tujuan pekerja ditinjau
dari power yang digunakan atasan.
Kata-kata kunci : komitmen tujuan, power yang digunakan atasan, organisasi

Download full pdf:

Prosiding SemNas; Diseminasi Penelitian Dosen FK ULM Nov 2016