Asesmen Kompetensi Seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Kotabaru 2020

Banjarmasin – Tahapan seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi  (JPT) Pratama di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Kotabaru berlanjut masuk pada tahap Penilaian Kompetensi / Assessment Center. Pelaksanaan asesmen diselenggarakan pada hari Senin-Selasa tanggal 23-24 November 2020 secara langsung namun dengan tetap memperhatikan protokol Kesehatan.

“Kami berterimakasih atas dipercayakannya kami kembali untuk bekerjasama melaksanakan kegiatan asesmen para calon pejabat di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Kotabaru. Kegiatan ini adalah salah satu tahapan dari rangkaian tahapan dalam tata cara Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi sebagaimana Peraturan Menteri PAN dan RB. Diharapkan peserta dapat melaksanakan dengan serius namun juga tidak terlalu tegang dan mudah-mudahan sukses.” kata Koordinator Pusat Pelayanan Asesmen Kompetensi Universitas Lambung Mangkurat (PPAK ULM) M. Syarif Hidayatullah, M.Psi.,Psikolog, saat memberikan pengantar pada pelaksanaan asesmen seleksi JPT Pratama di aula salah satu hotel berbintang di Kotabaru, Senin (23/11).

Para peserta asesmen adalah para pendaftar yang telah lolos tahap seleksi administrasi. Asesmen dilaksanakan dengan metode Assessment Center guna menggali potensi dan kompetensi yang dimiliki para peserta sebagaimana aspek-aspek yang telah ditetapkan untuk menduduki Jabatan Pimpinan Tinggi di Lingkungan Pemerintahan.

Terdapat 32 peserta yang mengikuti Assessment Center untuk bersaing mengisi 9 posisi JPT Pratama di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Kotabaru.

Adapun jabatan-jabatan yang akan diisi adalah Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Kepala Dinas Sosial, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah dan Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah.